Genesis : Sudah Saatnya Pemerintah Evaluasi Perizinan Pabrik CPO di Bengkulu

Setidaknya berdasarkan hasil analisis informasi yang dilakukan oleh Genesis Bengkulu, dalam delapan tahun terakhir protes masyarakat terkait tercemarnya sungai yang diduga disebabkan oleh  pabrik CPO sering mencuat. Namun aksi protes dan pengaduan masyarakat terdampak tidak menjadi alasan kuat pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap perusahaan. Mulai dari kelengkapan perizinan serta ketaatan mereka dalam menjaga lingkungan serta […]

Koalisi Desak Plt Gubernur Cabut Izin Pelabuhan Injatama

Dengan derap langkah yang mantap, puluhan anggota Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kejahatan Lingkungan (KMSAKL) mendatangi kantor Gubernur provinsi Bengkulu, Senin (11/09/2017) guna menuntut keadilan dari negara atas kejahatan yang dilakukan perusahaan tambang batubara, Injatama. 46 hari sudah terlewati, pasca Injatama dengan sengaja membuang material batubara ke muara sungai Ketahun, tetapi pemerintah provinsi Bengkulu serta aparat […]

Merawat Harapan, Kehidupan Manggrove Untuk Perubahan Iklim

Banyak orang menanamkan harapannya pada kehidupan manggrove. Ada harapan pada setiap batang manggrove yang ditanam. Meski butuh puluhan tahun kedepan untuk menyemai manfaatnya. Aksi penanaman manggrove di kota Bengkulu, hampir setiap tahun nya diadakan.  Pada hari bumi atau hari lingkungan hidup, atau kah hari-hari penting bagi  mahasiswa, pemerintahan, dan lembaga lainnya. Sebagai wilayah pesisir, ekosistem […]

Koalisi Masyarakat Sipil Laporkan Injatama Ke Polda Bengkulu

21 hari sejak Injatama melakukan perbuatan membuang batu bara ke pantai muara sungai Ketahun sebanyak 500 ton. Kejadian ini mulai ramai diperbincangkan paska beredarnya video dan foto-foto terkait tindakan kejahatan yang dilakukan oleh Injatama tersebut. Pemerintah Bengkulu melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutan, BLH Bengkulu Utara dan pihak kepolisian daerah Bengkulu pun telah turun dan […]

Sudah Cukup, PLTU Batu Bara Bukan Pilihan

Belum lekang dari ingatan kita rangkaian penolakan yang dilakukan kelompok masyarakat sipil dan warga Teluk Sepang atas pembangunan PLTU Batu bara yang akan merenggut kebaikan alam bagi kehidupan mereka. http://www.cumakita.com/artikel/rakyat-kirimkan-surat-penolakan-rencana-pembangunan-pltu-batu-bara-di-teluk-sepang-2/ Penolakan itu bukan tanpa sebab. Penolakan itu berangkat dari ketakutan yang diperoleh dari mempelajari PLTU Batu bara. Ketakutan nelayan atas rusaknya laut tempat mereka menggantungkan hidup. […]

Bergantung Pangan Pada Hutan Lindung Raja Mendare dan Bukit Riki.

Banyak diantara kita yang masih sulit memahami pentingnya keselamatan  hutan terhadap kehidupan. Apalagi dilapis masyarakat yang secara geografis berada jauh dari hutan itu sendiri. Keselamatan hutan adalah hal yang sangat penting, masih dipandang secara parsial. Hutan dipersepsikan penting hanya bagi masyarakat yang berdampingan langsung. 46% adalah kawasan hutan menjadikan Bengkulu dalam narasi ekologis menjadi wilayah yang […]

Perempuan dalam Perjuangan Melawan Perampasan Ruang Hidup.

Perampasan ruang hidup rakyat semakin sering dilakukan oleh pemilik modal dan negara dalam hal ini adalah pemerintah. Rakyat dan ruang hidupnya dipandang sebagai objek, sehingga dianggap layak untuk dieksploitasi. Tanpa sepengetahuan rakyat, pemerintah dengan bebasnya menerbitkan izin-izin pertambangan, perkebunan skala besar, pembangunan infrastruktur yang sebenarnya hanya untuk menyuburkan usaha-usaha para pemilik modal. Hal itu yang […]

Hanya 12 Perusahaan yang Menyerahkan Jaminan Reklamasi dan 6 Perusahaan Menyerahkan Jaminan Paska Tambang.

“Carut marut industri pertambangan seumpama benang kusut yang butuh keseriusan serta kemauan untuk dapat mengurainya. Kehadirannya seolah menjadi bayang hitam yang selalu menghantui kehidupan makhluk.” Kehadiran pertambangan di provinsi Bengkulu faktanya tidak menjadi penopang bagi kesejahteraan rakyat.  Dari 152 Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang diterbitkan oleh negara (pemerintah) hanya berkontribusi sebesar 4% saja bagi Produk […]

Sekitar 150 Hektar TNKS di Kuasai Oleh Masyarakat, Balai Besar dinilai Lalai Dalam Tugas.

CumaKita- Pemetaan partisipatif yang dilakukan Yayasan Genesis Bengkulu bersama dengan masyarakat (27/12/2015) menemukan beberapa titik bukaan lahan di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat. Setelah dilakukan pengolahan data, kurang lebih 150 hektar kawasan TNKS di kuasai oleh masyarakat lokal maupun pendatang. Pemetaan partisipasif ini bertujuan untuk pembuatan peta lokasi perhutanan sosial dengan pola kemitraan yang akan […]

Sungai Diambang Kehancuran, Kami Terancam Bencana.

Sungai merupakan sumber penghidupan bagi rakyat, maka kelestariannya menjadi penentu keberlanjutan kehidupan rakyat. Provinsi Bengkulu memiliki 130 sungai serta anak sungai dengan panjang rata-rata 47,6 Km. Sungai-sungai ini secara umum bermuara ke samudera Indonesia dengan topografi yang berbukit-bukit dan terjal. Sungai-sungai yang relatif pendek namun memiliki aliran yang cukup deras dan berjeram ini digunakan sebagai […]