Genesis : Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Mukomuko Wajib Melalui Kajian Lingkungan Hidup Strategis.

klhs 1CumaKita- Tim pokja Kajian Lingkungan Hidup Strategis kabupaten Mukomuko merupakan tim pokja pertama yang terbentuk di tingkat kabupaten di propinsi Bengkulu. Tim pokja yang terbentuk pada tanggal 2 Januari 2015 melalui SK Bupati kabupaten Mukomuko ini terdiri dari beberapa Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD).

Berdasarkan amanat undang-undang dasar no 32 tahun 2009 bahwa pemerintah dan pemerintah daerah wajib melakukan kajian lingkungan hidup strategis dalam menyusun kebijakan, rencana, dan program. Kurang lebih tujuh tahun setelah undang-undang perlindungan dan pengelolahan lingkungan hidup ini ditetapkan, propinsi Bengkulu belum mampu melaksanakannya.

“Kepala daerah kabupaten Mukomuko wajib melakukan kajian lingkungan hidup strategis pada saat penyusunan RPJMD nantinya. Itu sudah amanat undang-undang, tidak boleh tidak dilaksanakan lagi. Tim pokja KLHS juga sudah terbentuk, jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak meng KLHS RPJMD” disampaikan Barlian, Direktur Yayasan Genesis Bengkulu. Yayasan Genesis Bengkulu merupakan tim ahliyang mendorong pemerintah kabupaten Mukomuko dalam membentuk tim pokja KLHS.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Gung Senoduaji, akademisi yang juga menjadi tim ahli KLHS propinsi Bengkulu, “kepala daerah di seluruh kabupaten di propinsi Bengkulu wajib melakukan KLHS pada saat penyusunan RPJMD. Kalau tidak, pemerintah propinsi tidak akan mensahkan RPJMD tersebut”.

Barlian Menambahkan bahwa peranan dokumen kajian lingkungan hidup strategis sangat penting bagi pembangunan yang berkelanjutan di kabupaten Mukomuko. Melihat hingga saat ini ekspansi sawit masih sangat gencarnya, hal ini dapat menjadi bukti bahwa kelestarian lingkungan di kabupaten Mukomuko semakin terancam.

“Mukomuko itu sudah semakin terancam ekologisnya, dan juga rentan bencana. Maka dari itu rencana pembangunan yang akan dilakukan kepala daerah nanti harus benar-benar melalui kajian lingkungan hidup agar sumber-sumber kehidupan menjadi terjaga. Tidak ada tambang dalam kawasan hutan, dan menahan laju ekspansi sawit” kata nya.

Sampai saat ini tim pokja KLHS bersama-sama dengan Yayasan Genesis Bengkulu telah memasuki tahap pra-pelingkupan.